Si Ayam, Anjing dan Serigala

Di sebuah perkampungan, hiduplah seekor ayam jago yang berteman baik dengan seekor anjing. Mereka selalu bermain dan bekerja bersama. Ayam jago itu tinggal diatas sebuah pohon yang rindang sementara sang anjing tinggal disebuah lubang yang berada dibawah pohon rindang tersebut. Setiap hari, ayam jago itu selalu bangun dipagi hari. Ia berkokok sebagai tanda pagi hari sudah menyingsing. Ayam jago itu membangunkan teman-temannya setiap pagi.

Pada suatu hari ada seekor serigala terbangun ketika mendengar suara kokok ayam jago itu. Serigala yang sedang lapar itu berusaha menemukan ayam jago itu. Setelah melalui masa pencarian yang panjang, akhirnya serigala itu pun melihat sang ayam jago bertengger pada dahan sebuah pohon yang rindang.

“Sungguh ayam yang sangat lezat bila menjadi santapan ku dipagi hari ini,” kata sang serigala dalam hati. Kemudian serigala itu menemukan cara untuk menangkap sang ayam tersebut.

“Suaramu terdengar merdu sekali! Maukah engkau turun kesini? Aku ingin engkau lebih dekat sehingga aku bisa mendengar suara mu lebih jelas,” kata sang serigala.

Ayam jago itu sangat terkejut ketika mendengar suara yang memberikan salam padanya. Ayam tersebut menjadi ketakutan ketika ia melihat sang serigala dibawah pohon tersebut melihat ke arahnya.

“Serigala itu ingin memakanku. Aku tak akan tertipu dengan bujuk rayunya. Aku harus menemukan jalan supaya bisa selamat,” pikir ayam tersebut.

“Jika engkau ingin mendengar suaraku, naiklah ke atas sini, “ ujar sang ayam. “Bagaimana aku bisa memanjat sampai ke atas sana? Pohon ini terlalu tinggi,” kata sang serigala. “Kamu bisa menggunakan tali yang ada di lobang besar yang ada dibawah pohon ini,” ujar sang ayam.

Kemudian serigala itu serta merta langsung pergi ke lubang dibawah pohon itu. Di dalam lubang itu, serigala itu tanpa sengaja menyenggol anjing yang sedang tertidur. Hal itu membangunkan sang anjing dan anjing itu menggonggong pada serigala itu dengan buasnya.

Kemudian sang anjing itu mencakar wajah sang serigala dan mengejarnya. Sang serigala pun lari terbirit-birit. Sang anjing tahu kalau temannya sedang dalam bahaya. Sejak hari itu, sang serigala tak berani lagi untuk mengganggu ayam itu lagi.

Pesan Moral : Kita haru selalu saling membantu pada teman-teman yang berada dalam bahaya.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: