Reformasi Diri bagi Orang Tua

Dearest Parents,

 

Setiap orang ingin berubah. Berubah ke arah yang lebih baik. Apabila anda masih belum memiliki keinginan itu sebaiknya anda cepat-cepat menyetel hati anda supaya anda ingin berubah. Itu juga harapan untuk berubah.

 

Sebagian orang menganggap dunialah atau lingkunganlah yang harus berubah sehingga mereka bisa ikut berubah. itu hanyalah karena kekurangtahuan mereka tentang bagaimana caranya agar bisa berubah.

 

Kita tidak perlu menunggu perubahan itu terjadi pada lingkungan kita. Mulailah dari diri kita terlebih dahulu. Perubahan lingkungan itu akan dimulai dari diri kita sendiri. Maka kemudian lingkungan dengan sendirinya akan berubah.

 

Perubahan diri kita, dimulai dengan merubah dunia yang ada dalam diri kita.

 

Dunia yang ada dalam diri kita adalah bathin kita. Sudahkah kita melihat ke dalam diri kita. apa yang perlu kita ubah? Perbaikan apa yang bisa kita lakukan terhadap diri kita? Mampukah kita mengubah orang lain sementara kita sendiri belum mampu mengubah diri kita? Realistiskah kita bila mengharapkan generasi penerus kita lebih baik dari kita sementara kita tidak melakukan perubahan apa-apa dalam mengarahkan mereka, menuntun mereka, mendidik, mengawasi dan sebagainya.

 

Untuk dapat merubah dunia dalam diri kita apa yang harus dilakukan? Berbicara tentang dunia dalam diri kita berarti pula apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan, apa yang kita ucapkan, kemudian tindakan apa yang kita lakukan. Pikiran menghasilkan intuisi, ide. Pikiran pula yang menghasilkan ucapan berupa perkataan. Kemudian perkataan akan jadi perbuatan. perbuatan akan menjadi kebiasaan. Kebiasaan kita saat ini akan menentukan nasib kita kelak dikemudian hari.

 

Orang yang punya pemikiran yang buruk, maka akan memiliki tabiat yang buruk pula. Tabiat yang buruk mendorong dia untuk melakukan tindakan yang jelek, melanggar norma-norma masyarakat bahkan melanggar etika dan ajaran agama yang dianutnya. Akibat tingkah laku perbuatannya maka dari sanalah lahir nasibnya. Orang yang biasa mengerjakan hal-hal yang buruk, maka dari sana, sudah hampir bisa dipastikan kemana arahnya orang tersebut akan melangkah di masa depannya. Akan jadi apa kelak ia dikemudian hari.

Dalam agama Islam diajarkan barang siapa yang mengerjakan perbuatan-perbuatan baik, mengikuti ketentuan dan aturan hukum Al-Qur’an dan Al Hadist, maka akan menyebabkan orang tersebut kelak hidup kekal dan abadi di Syurga. dan mendapat pertolongan ketika di dunianya.

 

Oleh karena itu, untuk mengubah dunia ini ke arah yang lebih baik, mulailah dengan mengubah cara atau pola pikir kita, paradigma, mindset kita menjadi lebih baik. Ingat, apa yang kita pikirkan itu yang akan kita ucapkan. Apa yang kita ucapkan itu yang akan kita kerjakan. Apa yang kita kerjakan itu yang akan menjadi kebiasaan kita. Apa yang menjadi kebiasaan kita, maka itulah nasib kita.

 

Jika kita mengharapkan anak keturunan kita, generasi kita menjadi generasi yang baik, tangguh, bermartabat, maka mulailah memikirkan apa yang harus kita lakukan untuk mereka. apakah cara-cara yang kita gunakan selama ini sudah tepat untuk mencetak mereka kelak menjadi orang yang kita harapkan?

 

Mulailah sekarang juga!

 

Ditulis bebas oleh Rahim P Hasan

Rangkuman dari berbagai sumber

 

Dedicated for Bania Eduloka

Good attitude, creative and fun Kindergarten

www.baniaeduloka.co.nr

 

2 Tanggapan

  1. Blog sekolah yang bagus nih … Boleh tidak kami link-kan di Blog Batam Digital Island ? (kalau boleh konfirmasi kesana yah🙂.. )

    Salam

  2. […] Reformasi Diri bagi Orang Tua August 28, 2008 2:57 pm admin Dari Blogger – Agreegator Dari https://eduloka.wordpress.com/2008/08/26/reformasi-diri/ […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: