PENDIDIKAN ANAK, KEWAJIBAN SIAPA?

HR. Baihaqi, dari Ibn Said dan Ibn Abbas yang artinya : “barang siapa yang diberi padanya anak maka hendaklah ia memperbaiki pada namanya, budi pekertinya maka ketika ia telah baligh maka nikahkanlah dan jika belum dinikahkan dalam melakukan pelanggaran, maka sesungguhnya dosa itu berat bagi orangtuanya”

Hadits ini menunjukkan peran orang tua merupakan tumpuan utama dalam pendidikan anak-anaknya. Akan kemana anak-anaknya diarahkan? Maka peran orangtualah yang paling menentukan.

1. Nama Yang Baik

Apalah arti sebuah nama? Ungkapan ini tak selalu tepat dalam konteks tertentu, apalagi dalam hal memberikan nama seseorang. Dalam Islam cukup tegas sanksinya bila memberikan nama maupun julukan yang tidak baik yang dapat merugikan orang lain. Anak akan menuntut pada orang tuanya kelak dikemudian hari bilamana ia mendapat nama yang tidak sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Al Hadits.

2. Pendidikan Akhlak Budi Pekerti

Pada kenyataannya tidak semua orang tua mampu memberikan pendidikan kepada anak-anaknya. Ada kelebihan dan kekurangannya. Ada juga kendala yang dihadapi para orang tua sehinga sebagian kewajiban mendidik anak itu diserahkan kepada yang lebih berkompeten, misalnya kepada mubaligh atau pun guru di lembaga pendidikan. Tentunya dengan tujuan yang baik dan bekal hidup kelak si anak di kemudian hari.

3. Menikahkan bila sudah Baligh

Anak yang sudah baligh maka hasrat biologisnya sudah tumbuh. Rasa ingin tahu yang tinggi. Agar anak tidak terjerumus dalam dosa besar perzinahan, maka sebaiknya anak tersebut dinikahkan. Penerapan hal ini perlu tentunya disesuaikan dengan kondisinya agar tak mengundang kontroversi nikah pada usia di bawah umur. Paling tidak secara verbal, orang tua harus menyampaikan pesan kepada anaknya, “Nak, kamu itu sudah baligh, sudah saatnya bapak nikahkan, apa kamu mau bapak nikahkan?” Kalau ia menjawab belum, maka ia mesti bertanggung jawab menjaga jangan sampai melakukan dosa perzinahan. (NH)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: